PEMERINTAH KOTA SUBULUSSALAM MENYIAPKAN 3 POS PENGAMANAN ANGKUTAN JALAN MASA LEBARAN IDUL FITRI 1438 H

Kategori : Berita Kota Selasa, 13 Juni 2017 - Oleh admkota

PEMERINTAH KOTA SUBULUSSALAM MENYIAPKAN 3 POS PENGAMANAN ANGKUTAN JALAN MASA LEBARAN IDUL FITRI 1438 H

Laporan Jurnalis Pemko Subulussalam-www.subulussalamkota.go.id, Subulussalam 

Sebagaimana biasanya secara nasional menjelang dan paska lebaran idul fitri setiap tahunnya pemerintah sibuk menyiapkan pengamanan angkutan jalan bagi pengguna jalan dan pemudik lebaran agar dalam perjalanan terasa aman dan nyaman termasuk di Kota Subulussalam. Dalam rangka menyiapkan segala sesuatunya agar transportasi pada masa lebaran di Kota Subulussalam berjalan aman dan nyaman jajaran Pemerintah Kota Subulussalam dan stakeholder melakukan rapat koordinasi di ruang rapat Walikota Subulussalam (12/6)

Sekretaris Daerah Kota Subulussalam H. Damhuri, SP. MM memimpin rapat terkait persiapan pengamanan angkutan jalan pada masa lebaran yang diikuti oleh Ketua Komisi C DPRK Subulussalam H. Zainuddin, Kapolres Aceh Singkil AKBP Rizkian Milyardin, SIK, Dandim 0109 Aceh Singkil Letkol Kav Kapti Hertantiawan, Dansub Pom Kapten Inf CPM Marwoto, Dansub Brimob IPTU Nurdin, Kepala Dinas Perhubungan Muhsin, SH. MM, Kepala BPBD Nesal Putra, ST, Sekretaris Dinas PUPR Musjoko, S. Pd. MM, Ketua Organda Kota Subulussalam Bahagia Maha, Camat Simpang Kiri Joni Arizal , SIP. M. Si, Danramil 05 Simpang Kiri Kapten Inf. Samsul Bahri, Wakapolsek Simpang Kiri Ipda Irvan, Wakapolsek Penanggalan, Ketua Saka Bhayangkara Polres Aceh Singkil Tengku Fahmi, S. Pd, Keuchik Subulussalam Utara Rahmadin dan Pj. Keuchik Kuta Tengah Sahbudin.

Mengawali rapat tersebut Sekretaris Daerah Kota Subulussalam H. Damhuri, SP. MM mengungkapkan, pengamanan lebaran angkutan jalan masa lebaran Idul Fitri yang dilakukan setiap tahun merupakan tugas dan tanggungjawab bersama. Semua stakeholder dalam jajaran Pemerintah Kota Subulussalam terutama instnasi terkait terlibat dalam menangnai hal ini, termasuk aparat kemanan TNI/Polri. Di tahun yang lalu Kota Subulussalam menyiapkan posko lebaran sebanyak 2 titik, titik pertama sebagai posko pusat yaitu di Kampung Kuta Tengah Kecamatan Penanggalan dan Pos kedua di depan rumah makan Jogya Desa Subulussalam Utara. Posko lebaran ini berharap harus lebih baik dari tahun lalu malah harus bisa memberikan manfaat bagi pemudik dan pengguna jalan. Sarana yang perlu disiapkan antara lain, MCK, musholla, parkir yang luas, ruang kesehatan, ruang istirahat dan bisa juga tempat bengkel kendaraan.

Menurutnya, apabila posko ini representatif tentunya bagi petugas dan pemudik atau pengguna jalan bisa terbantu. Ia juga mengingatkan, pada masa lebaran juga perlu mewaspadai kemungkinan kriminalitas atau kejahatan di jalan dan bencana yang sewaktu-waktu terjadi. Ada persoalan yang sedang dialami rumah sakit kita yaitu stok darah kurang. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Subulussalam saat ini mengalami kekurangan stok darah, jadi dikhawatirkan apabila ada yang membutuhkan darah kita mengalami kendala. Kita sudah mempublikasikan kepada publik dan kepada pegawai Pemerintah Kota Subulussalam untuk melakukan donor darah, melalui kesempatan ini juga berharap ada dari instansi lain agar bisa berpartisipasi untuk mendonorkan darah agar stok darah bisa terpenuhi dan bisa membantu pasien yang berobat di RSUD Kota Subulussalam. Kita prediksikan bahwa stok darah melonjak pada saat lebaran, ujar Sekda.

Dari masukan peserta rapat telah dihasilkan beberapa poin; kesatu, periode tugas tim terpadu pengamanan jalan masa lebaran dari tanggal 15 Juni s/d 5 juli 2017. Kedua, posko yang disiapkan sebanyak 3 titik yaitu posko utama di Kampong Kuta Tengah Kecamatan Penanggalan, pos dua di depan RM. Jogya Kampong Subulussalam Utara Kec. Simpang Kiri, pos tiga di Kecamatan Sultan Daulat. Ketiga, tim terpadu sebanyak 50 personil dari berbagai instansi terkait dengan anggaran bersumber dari Dinas Perhubungan Kota Subulussalam. Keempat, personil dan perangkat kedaruratan sebagai persiapan apabila ada becana agar disiapkan dan standby di posko. Kelima, nomor informasi tim terpadu agar dipublikasikan berharap pemudik atau pengguna jalan bisa melaporkan kepada petugas apabila ada sesuatu yang terjadi di jalan.