TIM MONEV P3MD PROVINSI ACEH KUNJUNGI KOTA SUBULUSSSALAM

Kategori : Berita Kota Selasa, 07 November 2017 - Oleh admkota

TIM MONEV P3MD PROVINSI ACEH KUNJUNGI KOTA SUBULUSSSALAM

Reporter MC Kota Subulussalam-Info Publik

Subulussalam-Aceh – Kepala Kampong dan Mukim se-Kota Subulussalam mengikuti pembukaan kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) P3MD Provinsi Aceh di Aula TP PKK Kota Subulussalam Komplek Pendopo Kota Subulussalam, selasa (07/11).

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) P3MD Provinsi Aceh dipimpin oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Provinsi Aceh Prof. Ir. Amhar Abu Bakar, M. Sc.

Dalam sambutannya Walikota Subulussalam mengatakan sudah tiga tahun berturut-turut dana desa bergulir dari tahun 2015 hingga 2017 belum ada kasus yang menimpa Kepala Kampong. Masa dua periode di tahun 2015 dan 2016 masih ditangani internal kita yaitu Inspektorat sebagai instansi yang mengawasi dan melakukan pembinaan namun di tahun 2017 ini semua aparat penegak hukum sudah terlibat langsung seperti kepolisian, kejaksaan, KPK dan secara internal juga Inspektorat bertanggungjawab terhadap pengawasan penggunaan dana desa, pungkasnya.

Menurutnya, ” Kepala kampong jangan melakukan penyelewengan dan penyalahgunaan dana desa, apabila dilakukannya maka tak ada ampun ” , tegasnya.

Kita maklum bahwa honor perangkat kampong sangat minim, tentunya sangat memprihatinkan. Apabila dimungkinkan dan dibenarkan sesuai aturan memohon kepada Gubernur Aceh melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Provinsi Aceh agar di tahun 2018 honor mereka dinaikkan.

Terkait program padat karya yang diperintahkan Presiden Joko Widodo kepada Kepala Daerah se-Indonesia, di 2018 untuk Kota Subulussalam akan menyiapkan anggaran minimal 100 juta dana tambahan untuk program padat karya kepada 40 kampong yang berprestasi.  

Dalam kesempatan ini juga kami memohon agar provinsi juga menyetujui pembangunan kantor desa yang ada di Kota Subulussalam, karena sarana dan prasarana kantor desa 80 persen belum ada, pintanya.

Diakhir sambutannya Walikota Subulussalam H. Merah Sakti memerintahkan kepada instansi terkait yang berhubungan dengan dana desa agar melakukan pembinaan dan pengawasan agar Kepala Kampong dapat terbantu dan tidak tersandung masalah, tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Prov. Aceh Prof. Ir. Amhar Abu Bakar, M. Sc katakan, saat ini trend dana desa dari tahun ke tahun semakin meningkat sehingga pembinaan dan pengawasannyapun harus ditingkatkan. Kehadiran tim P3MD di Kota Subulussalam bukan melakukan pemeriksaan namun untuk melakukan pembinaan terhadap penyelenggaraan dana desa.

Menurutnya, lahirnya dana desa diharapkan bisa meningkatkan semua aspek kehidupan di desa antara lain dalam sosial keagamaan, sosial kemasyarakatan, meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat dan aspek lainnya. Desa saat ini telah berdaulat secara politik dan budaya, maka perlu terjalin komunikasi yang harmonis antar stakeholder di desa antar Badan Permusyawaratan Kampong dan Kepala Kampong atau antar pemerintah kampong dengan warganya dan antar elemen lainnya.

” Kuncinya adalah komunikasi yang baik itulah senjata yang paling ampuh, ” pungkasnya.

Perangkat Kampong harus paham terkait aturan dan mekanisme dana desa, apabila itu dikuasai maka kampong itu akan maju. Apabila kita mengambil contoh diluar Aceh, maka sudah banyak kampong yang telah maju dan berkembang dengan adanya dana desa. Pemanfaatan dana desa bisa diperuntukkan untuk pengembangan badan usaha milik desa. Potensi BUMDes sangat besar apabila dikelola dengan baik, makanya manfaatkan potensi anak bangsa yang memiliki kapasitas dan kemampuan.

Prof. Ir. Amhar Abu Bakar berpesan agar Kepala Kampong membuat program yang tepat sasaran dan bisa meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan jangan bertentangan dengan RPJM Kepala Daerah, berharap di tahun 2018 Kota Subulussalam bisa mewujudkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bisa ikut dalam kontes di tingkat nasional, tuturnya.

Turut hadir, Wakil Walikota Subulussalam, Kapolres Aceh Singkil, Kajari Aceh Singkil, Asisten, Kepala SKPK,dan Camat dalam Kota Subulussalam.