• Tanggal: 22 September 2017

PT PIM LAKUKAN SOSIALISASI PRODUK PUPUK DI KOTA SUBULUSSALAM

Kategori : Berita Kota Selasa, 13 Juni 2017 - Oleh admkota

PT PIM LAKUKAN SOSIALISASI PRODUK PUPUK DI KOTA SUBULUSSALAM

Laporan Jurnalis Pemko Kota Subulussalam-
www.subulussalamkota.go.id, Subulussalam

Selasa (13/6) Sekretaris Daerah Kota Subulussalam H. Damhuri, SP. MM membuka acara sosialisasi produk pupuk PT PIM dan Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) selaku distributor produk pupuk PT. PIM di Aula Setdako Subulussalam. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Subulussalam, Asisten Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdangan Aceh Singkil Dan Kota Subulussalam, serta para pemimpin perusahaan kelapa sawit dan Ketua KTNA Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Kota Subulussalam memaparkan tentang permasalahan pupuk bagi petani sawit di Kota Subulussalam dengan harga pupuk yang tidak stabil dan kelangkaan pupuk juga pupuk bersubsidi tidak tepat sasaran. Komoditi unggulan Kota Subulussalam adalah sawit maka perekonomian daerah ini didukung oleh keberhasilan produktivitas sawit. Pupuk sangat menentukan, kalau pupuk langka maka buah sawit bisa trek atau turun produktivitasnya.

Pada kesempatan itu ia berharap dengan kehadiran pupuk hasil produksi PT. PIM bisa menawarkan harga yang terjangkau. Kemudian memutus mata rantai distribusi pupuk menjadi lebih singkat sehingga bisa menurunkan harga dan mempertahankan kualitas pupuk yang digunakan untuk tanaman kelapa sawit, ujarnya.

Direktur PDPA (Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh) Muhsin menjelaskan PDPA adalah mitra PT PIM yang menyalurkan pupuk hasil produksinya. Kita akan bekerjasama dengan berbagai stakeholder terkait distribusi dan penjualan pupuk dengan harga terjangkau dan kemudahan memperoleh pupuk.

Kita akan buat stokiest pupuk dengan gudang utamanya di Singkil, diharapkan dengan adanya stokes di Singkil bisa memotong mata rantai distribusi pupuk yang panjang menjadi lebih singkat. Nanti jika permintaan tinggi tidak tertutup kemungkinan di Subulussalam akan kita bangun gudang pupuk, ungkapnya.

GM Pemasaran PT. PIM Muhammad Dahlan katakan, PIM akan memperkenalkan pupuk non bersubsidi, mekanisme untuk subsidi akan diberikan langsung kepada petani melalui mekanisme kartu yang bekerjasama dengan Bank Daerah, sehingga direncanakan pupuk bersubsidi bisa lebih tepat sasaran karena distributor tidak lagi bisa menjual kepada yang tidak berhak.

Sementara itu Kadis Perkebunan dan Pertanian Kota Subulussalam Ir. Sulisman berharap agar kehadiran PDPA selaku distributor PT. PIM dapat menjaga harga pupuk dan stok pupuk di Kota Subulussalam selalu tersedia untuk kebutuhan perusahaan perkebunan sawit dan masyarakat petani sawit di Kota Subulussalam.