Walikota Pimpin Upacara HUT Korpri

Kategori : Berita Kota Jumat, 30 November 2018 - Oleh admkota

Walikota Pimpin Upacara HUT Korpri

Reporter MC Kota Subulussalam

Subulussalam, Info Publik-Walikota Subulussalam H. Merah Sakti pimpin upacara  HUT Korpri ke-47 Tahun 2018, diikuti jajaran ASN pemko dan tenaga honorer,  bertempat di halaman Kantor Walikota Subulussalam, kamis (29/11).

Sebelum membacakan pidato Presiden RI Joko Widodo pada HUT Korpri ke-47 Tahun 2018 Walikota Subulussalam selaku Irup mengatakan ini adalah terakhir kalinya berdiri sebagai Irup pada upacara HUT Korpri.

Diantara isi pidato Presiden Joko Widodo  menyebutkan tema HUT ke 47 Korpri adalah  " melayani, bekerja dan menyatukan bangsa " sangat tepat dalam momentum pileg dan pilpres tahun 2019 sebagai netralitas dan profesionalisme, sebutnya.

Dikatakannya, pengabdian anggota Korpri hanyalah kepada negara, bangsa dan rakyat sebagaimana tertuang dalam panca prasetya korpri. 

Anggota Korpri harus bisa memenangkan kompetisi global dalam memberantas praktek korupsi, pungli dan mampu memberikan layanan prima kepada publik, urainya.

Indonesia akan memenangkan kompetisi global maka anggota Korpri harus berdisiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi kerja. Tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa dan.mental korup.

Fokus anggota Korpri menjadi pelayan terbaik kepada rakyat, menjadi aset dan menjadi bagian dari solusi bangsa bukan menjadi masalah bangsa, ucap Presiden.

Buatlah inovasi agar pelayanan makin murah, cepat, akurat dan baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan akselerasi laju pembangunan.

Presiden berharap Korpri menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. 

Juga Korpri berperan menjaga kode etik profesi, standar pelayanan profesi dan mewujudkan jiwa korps ASN sebagai pemersatu bangsa, tutur Presiden.

Usai membacakan pidato Presiden, Sakti juga menyinggung hilangnya loyalitas oknum ASN yang telah ia mutasi. Disebutkannya baru saja kita non jobkan ternyata telah lakukan manuver padahal mereka telah ia besarkan, cetusnya.

Jabatan yang diperolehnya bukan dari suap atau membayar upeti kepada dirinya namun itulah fakta bahwa air susu dibalas dengan air tuba,  ungkap Sakti.

Dalam kesempatan itu juga Sakti mempertanyakan kepada Camat.Penanggalan Ronis, S. STP, dan Camat.Simpang Kiri Abdul Rahmansyah. SE. MM  apakah jabatan ia duduki dengan membayar  upeti ? Dijawab keduanya,  " Demi Allah jabatan Camat bukan membayar atau suap, " sebut mereka.

Sakti berharap sepeninggal dirinya tak ada membayar untuk sebuah jabatan dan ia berjanji akan pantau pemimpin pemko setelahnya melalui lsm, ucapnya.

Petugas upacara yakni  Kabag Pengadaan Barang dan Jasa  Abd Rahim, ST sebagai Perwira Upacara, 

Kabag Organisasi Abe Martha, SE sebagai Komandan Upacara, Kabag Kessos Sarmina, SH sebagai Pembaca UUD 1945. 

Pembaca Satya Panca Karsa Korpri adalah Kabag Ekonomi Rano Sartono Saran, SE  dan Doa oleh Kadis Syariat Islam Harmaini, S. PdI. MM.