Walikota Launching Penyaluran Bantuan Sosial Program BPNT Tahun 2018

Kategori : Berita Kota Senin, 10 Desember 2018 - Oleh admkota

Walikota Launching Penyaluran Bantuan Sosial Program BPNT Tahun 2018 

Reporter MC Kota Subulussalam

Subulussalam, Info Publik-Walikota Subulussalam H. Merah Sakti launching Penyaluran Bantuan Sosial Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2018, bertempat di Aula LPSE Setdako Subulussalam, senin (10/12).

10 orang dari 5154 penerima bantuan BPNT di Kota Subulussalam secara simbolis telah diberikan langsung oleh Walikota Subulussalam H. Merah Sakti, Dandim 0118/Subulussalam Letkol Inf Winarko, S. Ag. M. Tr.han, Ketua MPU Kota Subulussalam H. Azharuddin, Sekda Kota Subulussalam H. Damhuri, SP. MM, Ketua BRI Kacab Subulussalam Suryadi.

Kepala BRI Cab Pembantu Subulussalam Suryadi menyebutkan  program bantuan pemerintah pusat seperti Rastra, BLT telah berubah menjadi BPNT. Hal ini dilakukan untuk membiasakan pembayaran non tunai, sebut Suryadi.

Dikatakannya BRI dijadikan  pelaksana program ini karena kita memiliki jaringan yang luar biasa selain BRI yang ada di Subulussalam juga terdapat  78 agen keliling, urainya.

Ucapan terima kasih kepada pemko yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi pelaksana dalam program ini.  Kita telah mencetak 5154 Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), semoga  program ini bisa berjalan dengan baik dan menjadi amal ibadah, ucap Suryadi.

Ia  berharap agar pemko juga bisa membantu ada dana yang tersedia di BRI untuk pengembangan perekonomian di Kota Subulussalam melalui kredit. Ada  dana yang sangat besar mengendap agar bisa dimanfaatkan masyarakat Kota Subulussalam, pintanya.

" Tidak ada seorang pemimpinpun yang tidak memikirkan rakyatnya.  " Dari era Presiden Sukarno hingga Jokowi semua program untuk rakyatnya, sebut Walikota  mengawali kata sambutannya.

Pro dan kontra, lebih dan kurang dalam setiap program dari setiap pemimpin itu hal yang normatif.  Program Raskin berubah menjadi Rastra terus berubah lagi menjadi program bantuan pangan non tunai (BPNT) harus disikapi dengan positif, sebut Sakti.

" Jangan jadikan warung tempat kliring dipasang poster caleg tertentu. " BRI selaku pelaksana untuk mengawasi dan harus netral, pinta Walikota. Ia memperoleh informasi dari daerah lain dimanfaatkan oleh caleg tertentu.

Sakti mengingatkan kepada Kepala Desa agar jangan menyelewengkan dana desa. Sebelum berakhirnya jabatan saya, telah kami perintahkan Inspektorat untuk membuat laporan terkait dana desa. Apabila ada desa yang melakukan penyelewengan maka akan kita tindak lanjuti ke pihak penegak hukum, sebutnya.

Turut hadir  Dandim 0118/Subulussalam,  Ketua MPU, Sekda, Asisten, Kepala SKPK, Pihak Perbankan, Dansub Den POM 2-3 /Subulussalam Dam IM, Danki Brimob, Muspika, Mukim, Kepala Des, Petugas PKH.