Walikota Buka Bursa Inovasi Desa Kota Subulussalam

Kategori : Berita Kota Kamis, 20 Desember 2018 - Oleh admkota

Walikota Buka Bursa Inovasi Desa Kota Subulussalam 

Reporter MC Kota Subulussalam

Subulussalam, Info Publik-Jajaran Pemerintahan kampong se-Kota Subulussalam, Tim Inovasi Kota, Tim Pendamping Inovasi Desa.dan Camat menghadiri bursa inovasi desa yang dibuka oleh Walikota Subulussalam H. Merah Sakti, bertempat di Aula Hermes One Hotel Subulussalam, kamis (20/12).

Acara bursa inovasi desa diawali dengan tarian khas daerah Kota Subulussalam yakni tari Dampeng yang dipersembahkan oleh grup tari buluhdori Kecamatan Simpang Kiri.

" Inovasi itu perubahan dan kreativitas, " sebut Walikota Subulussalam H. Merah Sakti mengawali kata sambutannya dihadapan Wakil Ketua DPRK Subulussalam Hj. Mariani Harahap, Kepala SKPK dan peserta yang hadir.

Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa untuk digali dan manfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Kita sadari SDM kita yang masih rendah jelas harapan itu belum bisa diwujudkan, pungkasnya.

Peningkatan SDM ditingkat desa perlu dijadikan prioritas dan perhatian desa. Penting untuk belajar keluar agar bisa melihat perkembangan daerah lain nantinya bisa ditiru. 

" Bursa Inovasi Desa merupakan salah satu sarana untuk mengembangkan desa yang kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan dana desa tepat sasaran, "  sebut Sakti. 

Dana desa yang telah lama bergulir  agar  tidak diselewengkan dan disalahgunakan, " semua penegak hukum yakni KPK, Kejaksaan, Kepolisian, BPK, Inspektorat akan lakukan pengawasan dan audit.  " 

Desa harus bisa produktif, menghasilkan karya-karya dan inovasi untuk kemajuan desanya. " Kita akui , kesadaran masyarakat kita masih rendah, untuk bisa bersaing dengan daerah lain masih jauh dari harapan, " ungkapnya.

" Sering saya  ingatkan dan warning terkait pengelolaan dana desa, " sebagai bukti kecintaan saya terhadap desa, tegas Sakti.

Untuk itu dianggaran 2019 program bursa inovasi desa harus dimasukkan dalam APBDes dibuktikan dalam kartu komitmen dan kartu ide inovasi , pinta Walikota. 

Walikota juga mengingatkan kembali diawal tahun 2019 bersama tim kota akan lakukan audit langsung terkait pengelolaan dana desa, sebutnya. 

Dalam kesempatan itu juga Walikota memberikan sertifikat penghargaan kepada  Keuchik Subulussalam  Barat  Salman, SH, 

Keuchik Penuntungan  Kholid , Keuchik Namo Buaya Rahmad Sagala, Keuchik Pasar Rundeng Abdul kadir dan Keuchik Bangunsari  Suwarno. 

Usai acara Walikota meninjau ruang penyelenggaraan bursa inovasi desa terbagi dalam dua bursa A dibidang ekonomi dan bursa B dibidang SDM dan Infrastruktur.