Walikota Tutup Kegiatan MTQ VI Kota Subulussalam

Kategori : Berita Kota Jumat, 21 Desember 2018 - Oleh admkota

Walikota Tutup Kegiatan MTQ VI Kota Subulussalam

Reporter MC Kota Subulussalam

Subulussalam, Info Publik-Ditekannya tombol sirine oleh Walikota Subulussalam H. Merah Sakti sebagai tanda berakhirnya kegiatan MTQ VI Kota.Subulussalam di Kecamatan Simpang Kiri, bertempat di Lapangan Beringin Subulussalam, kamis malam (20/12). 

Walikota Subulussalam H. Merah Sakti menyebutkan sebagai seorang pemimpin memang harus siap dikritik dan dicaci maki, pungkasnya mengawali kata sambutannya.

Pembangunan yang sedang kita lakukan padahal itu untuk kepentingan publik masih ada juga yang komplain, inilah adalah dinamika yang umum dan lumrah. Kita tetap lanjutkan. Dan tentunya mohon maaf apabila merasa tertanggu, sebut.Sakti.

Kita hidup di bumi Sultan Iskandar Muda Aceh mesti membumikan syariat islam secara kaffah, apabila tidak maka sangat merugi. Kita islam namun apakah kita menjalankan syariatnya di Kota Subulussalam sudah berjalan ? 

" Malah kita selalu melanggar Qanun  Aceh yang telah diundangkan, padahal telah dilakukan hukum cambuk, " dengan hukum cambuk mestinya kita belajar dari peristiwa itu, ucap nya.

Walikota mengakui anggaran di LPTQ masih minim dan untuk persiapan MTQ Aceh ke-34 Tahun 2019 di Kabupaten Pidie akan berkoordinasi dengan pimpinan  DPRK, Ungkapnya.

Menghadapi MTQ Aceh diharapkan pembinaan terhadap peserta harus matang termasuk selektif dalam menentukan pesertanya, pinta Walikota.

Diakhir kata sambutannya Walikota memohon maaf atas segala kekurangan selama kepemimpinannya, dan menjelang pileg dan pilpres semua pihak untuk menjaga situasi aman dan damai, tuturnya.

Koordinator Dewan Hakim Ust. Azharuddin Paetek. Drs. Masykur dan Ust. Syukran, S. Sos. I membacakan keputusan dewan hakim pada semua cabang silih berganti. 

Untuk juara  satu MTQ VI adalah Kecamatan Simpang Kiri dengan skor 87. Peringkat dua dengan skor 68 adalah Kecamatan Penanggalan, dan peringkat tiga dengan nilai 60 adalah Kecamatan Rundeng.

Sementara harapan satu dengan skor 59 adalah Kecamatan Longkib dan harapan dua adalah Kecamatan Sultan Daulat dengan skor 45. Dari nilai tersebut yang menjadi juara umumnya adalah Kecamatan Simpang Kiri.

Untuk stand pameran MTQ VI, Wakil Ketua Seksi Pameran Mawardi, S. Pd membacakan keputusan panitia, sebagai peringkat satu adalah Kampong Subulussalam Barat, peringkat dua adalah Disperindagkop.

Peringkat ketiga Kampong Sikalondang, peringkat keempat BLUD RSUD, harapan satu Kampong Subulussalam TImur dan harapan kedua adalah Kampong Kuta Cepu.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Subulussalam H .Merah Sakti menyerahkan piala bergilir MTQ kepada Ketua Kafilah Kecamatan Simpang Kiri. 

Sebelum doa penutupan yang dibacakan Ust. Qaharuddin, Sekda Kota Subulussalam H. Damhuri, SP. MM menyerahkan wakafnya yakni Kitab Tafsir Turjumanil Mustafid karya Syaikh Abdurrauf Assingkily kepada LPTQ Kota Subulussalam. 

Sekda yang juga pemerhati budaya Singkil menyebutkan kita telah melupakan hasil karya ulama besar suku Singkil  Syaikh Abdurrouf Assingkily yakni salah satu Tafsirnya Turjumanil Mustafid.  Kitab ini menjadi dasar pengembangan ilmu tafsir-tafsir  di nusantara, cetusnya.

 

Sekda juga menyinggung pada Januari 2019 setiap rabu malam akan diadakan pengajian rutin di Masjid Agung terselenggara atas kerjasama LPTQ dengan Badan Kemakmuran Masjid Agung Subulussalam dengan narasumber utama Ust. Zulfarsi