Wakil Walikota Pimpin Upacara Hari Pahlawan Ke 73 Tahun 2018

Kategori : Berita Kota Selasa, 13 November 2018 - Oleh admkota

Wakil Walikota Pimpin Upacara Hari Pahlawan Ke 73 Tahun 2018

Subulussalam, Info Publik-Sejumlah personil TNI/Polri, ASN Pemko, Personil Satpol PP dan WH, Personil Dishub, Anggota Pramuka, Akbid dan pegawai Kantor Pajak Pratama Kota Subulussalam mengikuti upacara haripahlawan ke-73 Tahun 2018 Tingkat Kota Subulussalam yang dipimpin Wakil Walikota Subuussalam Drs. Salmaza, MAP, bertempat di lapangan Sada Kata Subulussalam Komplek Perkantoran Pemko Subulussalam, senin (12/11).

Petugas upacara lainnya yakni Komandan Upacara Danramil 04/Sultan Daulat Kapten Inf. Samsul Bahri, Perwira Upacara Kapolsek Penanggalan Iptu. Arifin, Pembaca UUD 1945 Mari Guaninta, SIP, Pembaca Pesan-pesan Perjuangan atau Kata Mutiara dari Para Pahlawan Nasional oleh Diki Tilarso, S. STP dan Abdul Rajab, S.STP Pembaca Teks Pancasila, Pembaca Ayat Suci Al quran dan Sholawat Badar oleh Syarif Sahudin, S. PdI dan Pembaca Doa Kepala Dinas Syariat Islam Harmaini, S. PdI. MM.

Mengawali pidato Menteri Sosial RI yang dibacakan Irup, Salmaza mengingatkan ASN yang tidak mengikuti upacara maka dianggap ia tidak menghargai dan mencintai jasa pahlawan yang telah berjuang dengan segenap kekuatan baik harta, nyawa untuk meraih Indonesia merdeka dan berdaulat.

Dalam pidatonya Menteri Sosial RI yang dibacakan Irup menyebutkan setiap tahun pada tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

Di bulan November ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih parapahlawan yang telah gugur mendahului kita. Para syuhada bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya.

Prosesi peringatan Hari Pahlawan khususnya Upacara Pengibaran BenderaMerah Putih serta mengheningkan Cipta Secara Serantak Selama 60 detikseperti yang saat ini kita lakukan, juga dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air, bahkan di Perwakilan Negara Republik Indonesia di luar negeri. Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuanuntuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cintatanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan Negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Menurutnya, tema Hari Pahlawan Tahun 2018 adalah: “Semangat Pahlawan Di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga Negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan Negara.

Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri. Sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan,mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur. Pada hakekatnya setiap perjuangan pasti ada hasilnya namun tidak ada kata akhir/berhenti untuk berjuang. Setiap etape perjuangan berlanjut pada etape perjuangan berikutnya sesuai tuntutan lingkungan strategis.

Oleh karenanya peringatan Hari Pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan. Mentransformasikan keberanian melawan penjajah menjadi inspirasimengusir musuh bersama bangsa saat ini antara lain kemiskinan. Selanjutnya transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi, menjadikan inspirasi rakyat Indonesia untuk melakukan inovasi cerdas memperkuat daya saing bangsa dalam pergaulan dunia.

Setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti berkiprah di eranya. Terkait dengan hal tersebut, bangsa Indonesia memerlukan pahlawan baru. Indonesia saat ini membutuhkan sosok yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri.

Terlebih lagi dibutuhkan sosok pemuda Indonesia sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pegetahuan dan keterampilan di bidangnya. Sadar bahwa negerinya memiliki beragam agama, suku, adat istiadat namun mampu memanfaatkan keberagaman sebagai modal sosial dipergunakan untuk keunggulan Indonesia dalam pergaulan dunia. Bukan justru untuk memanfaatkan perbedaan demi kepentingan pribadi maupun golongan yang menjadi penghambat bagi kemajuan Indonesia.

Negeri ini membutuhkan pemuda yang kokoh dengan jati dirinya, mempunyai karakter lokal yang luhur, percaya diri dan peka terhadap permasalahan sosial sehingga mampu terlibat dalam usaha-usaha kesejahteraan sosial, memberikan pelayanan sosial bagi mereka yang membutuhkan pertolongan sosial.

Negeri ini juga membutuhkan pemuda yang mempunyai pandangan global, mampu berkolaborasi untuk kemajuan bangsa dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan Negara lain khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industri 4.0.

Pada akhirnya melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan, Menteri Sosial mengajak marilah kita berbuat yang terbaik bagi bangsa ini. Mariberkontribusi bagi kemajuan bangsa. Mulai dari yang dapat kita lakukan, mulai dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan ketahanan bagi bangsa dan Negara. Selamat Hari Pahlawan Tahun 2018, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan Negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita.

Turut hadir, Wakil Ketua I DPRK Subulussalam, Dandim 0118/Subulussalam, Wakil Ketua MPU Subulussalam, Kasat Lantas Polres Aceh Singkil mewakili Kapolres, Kasubbag Pembinan Kejari Kota Subulussaam mewakil Kajri, Sekretaris Daerah Kota Suulussalam, Asisten, Kepala SKPK, Camat, Mukim, Keuchik, dan undangan lainnya,

Dalam kesempatan itu juga Pemko Subulussalam menyerahkan bingkisan kepada ahli waris pahlawan yang ada di Kota Subulussalam. Nama pahlawan tersebut yakni Nyak Mula dan Rampah asal Kecamatan Simpang Kiri, Raja Samsudin dan H. Dasen Raja asal Kecamatan Penanggalan, Adnan Sambo dan H. Abdul Malik asal Kecamatan Rundeng, Raja Sultan daulat dan Raja Pasir Belo asal Kecamatan Sultan Daulat, Kaya Ujung dan Richit asal Kecamatan longkib.