SMAN Unggul Subulussalam Deklarasikan Sekolah Ramah Anak

Kategori : Berita Kota Kamis, 07 November 2019 - Oleh admkota

SMAN Unggul Subulussalam Deklarasikan Sekolah Ramah Anak

Reporter MC kota Subulussalam

Subulussalam, Info Publik- SMAN Unggul Subulussalam menggelar deklarasi sekolah ramah anak berlangsung di Lapangan Terbuka SMAN Unggul Subulussalam. Deklarasi tersebut dipandu oleh salah seorang siswanya yang bernama Fauzi dan diikuti oleh rekan-rekannya, rabu (7/11/2019)

Turut menyaksikan deklarasi Kepala Sekolah SMAN Unggul Subulussalam Syukri, S. Pd. M. Pd didampingi Khairunis, SKM Kabid Advin dan KS Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Kota Subulussalam dan fasilitator Zulkarnain, ST dari Dinas PUPR Kota Subulussalam. Dalam kesempatan itu Syukri, S. Pd. M. Pd melantik siswa-siswinya menjadi Tim Sekolah Ramah Anak.

Kegiatan Deklarasi Sekolah Ramah Anak di SMAN Unggul Subulussalam merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Anak Internasional Kota Subulussalam Tahun 2019, sebut Kepala DP3AKB Kota Subulussalam Nurul Akmal, SE. MM dalam rilisnya.

Dikatakannya bahwa konvensi Hak Anak dan Undang-Undang Perlindungan Anak mengamanatkan negara untuk dapat memenuhi, menjamin, melindungi hak anak dan memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembangkan minat, bakat, kemampuan.

Juga mempersiapkan anak untuk bertanggungjawab kepada kehidupan yang toleran, saling menghormati dan bekerjasama untuk kemajuan dan semangat perdamaian, pungkasnya.

 

( Foto : Kepala SMAN Unggul Syukri, S. Pd. M. Pd bersama Tim DP3AKB dan Siswa-siswi yang tergabung dalam Tim Sekolah Ramah Anak) 

Salah satu bentuk pengembangan sekolah ramah anak adalah pelaksanaan kegiatan sehari belajar diluar sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh satuan pendidikan tingkat PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA dan SLB yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten/kota, sebutnya.

Untuk memperingati Hari Anak Internasional yang jatuh pada 20 November setiap tahunnya, untuk tahun 2019 kegiatan sehari belajar diluar kelas dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan dunia pada hari kamis 7 November 2019 dari pukul 07.00-10.00 (waktu setempat) bertempat pada satuan pendidikan, ungkapnya.

Nurul Akmal menyebutkan bahwa instansinya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam melalui Kabid PP dan PA DP3AKB.

Menurutnya untuk menanamkan kesadaran budaya lingkungan bersih dimulai sejak dini dari diri sendiri, keluarga, masyarakat dan institusi negara. Kegiatan sehari belajar diluar sekolah di Kota Subulussalam dilaksanakan dibeberapa sekolah yang sudah berkomitmen sebagai sekolah ramah anak.

Kegiatan ini juga akan dilaporkan kepada Ketua OCDay yang berkedudukan di London Inggris, dan menjadi salah satu kebanggaan dan prestasi terkait perlindungan anak yang dilaksanakan Indonesia di dunia internasional, katanya.

 

(Foto : Kepala SMAN Unggul Subulussalam sedang melantik Tim Sekolah Ramah Anak)

Tema yang diusung dalam pelaksanaan sehari belajar diluar kelas yakni “ WE SIMPLY MUST DO IT FOR CHILDREN “ yang menggambarkan bahwa setiap orang dapat berperan didalam hal kecil yang mudah demi anak-anak.

Acara yang digelar untuk tingkat PAU/TK/SD/ MI antara lain menyambut siswa dengan 3 S (senyum, salam dan sapa), menyanyikan lagu Indonesia Raya, cuci tangan sebelum makan, berdoa bersama sebelum makan, sarapan sehat bersama yang disiapkan oleh orang tua, berdoa bersama setelah makan.

Selanjutnya cuci tangan setelah makan, memeriksa lingkungan, menyingkirkan tanaman, barang atau hal-hal yang membahayakan siswa, mematikan lampu, peralatan listrik yang tidak diperlukan dan mematikan kran air yang terbuka.

Membaca buku diluar kelas, simulasi evakuasi bencana dalam lagu dan gerak, senam germas dan permainan tradisional, tepuk tangan hak anak dan yel-yel sekolah ramah anak, deklarasi sekolah ramah anak, pelantikan tim sekolah ramah anak dan penutupan dengan menyanyikan lagu maju tak gentar.

Sementara untuk tingkat SMP/MTS/SMA/MA acaranya adalah menyambut siswa dengan 3 S (senyum, salam dan sapa), menyanyikan lagu Indonesia Raya, sholawat Badar, sosialisasi hidup sehat dan bersih (lingkungan sampah), pendidikan lingkungan alam.

 

(Foto : Siswi sedang melakukan permainan tradisional)

Terus membaca buku diluar kelas, simulasi evakuasi bencana dalam lagu dan gerak, senam germas, permainan tradisional, tepuk hak anak dan yel-yel sekolah ramah anak, deklarasi sekolah ramah anak, pelantikan tim sekolah ramah anak dan ditutup dengan menyanyikan lagu maju tak gentar.

Nurul Akmal juga menyebutkan bahwa kegiatan ini serentak dilakukan dengan tim antara lain Bunda PAUD Kota Subulussalam Hj. Mariani Harahap dan didampingi Kepala DP3AKB dan Reza Firmansyah di TK Jontor, Ketua P2TP2A Rahmadiany Salmaza, MAP didampingi Fitri di SDN 6 Subulussalam.

Ketua GOPTKI Samijawati didampingi Popy bertempat di TK Dharma Wanita Subulussalam, Sekretaris DP3AKB Adnan didampingi Sartina dan Asni di MTSN Simpang Kiri, Kabid PUG didampingi Pony di SMPN I Simpang Kiri.

Kabid Dalduk Masnawiyah Maha didampingi Hartati dan Erdian di SMA Plus Muhammadiyah Subulussalam, Kabid Advin dan KS Khairunis, SKM didampingi Zulkarnain di SMAN Unggul Subulussalam, Kabid PP dan PA Sukma didampingi Adnan dan Ropi di SMKN I Simpang Kiri.