DPRK Gelar Paripurna Menetapkan Pimpinan Definitif Dan Fraksi

Kategori : Berita Kota Selasa, 08 Oktober 2019 - Oleh admkota

DPRK Gelar Paripurna Menetapkan Pimpinan Definitif Dan Fraksi

Reporter MC Kota Subulussalam

Subulussalam, Info Publik- Sejumlah anggota DPRK Subulussalam menggelar paripurna usulan penetapan pimpinan Definitif DPRK masa jabatan 2019-2024 dan penetapan fraksi bertempat di aula sidang DPRK, selasa (8/10).

Ketua DPRK Sementara Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked mengetuk palu tanda dimulai sidang. Mengawali acara pembacaan ayat suci Al quran oleh Ust. Muhajir dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam kata pengantar sidang, Ade Fadly Pranata menyampaikan bahwa sesuai ketentuan Pasal 34 ayat (3) huruf d Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota, ditentukan bahwa salah satu tugas pimpinan sementara adalah memproses Penetapan Pimpinan DPRD Definitif.

Proses Penetapan Pimpinan DPRK Subulussalam telah dilakukan. diawali dengan menelaah berbagai ketentuan peraturan perundang - undangan yang berkaitan serta mengumpulkan bahan-bahan penyusunan Penetapan Pimpinan DPRK, pungkasnya.

Berdasarkan ketentuan pasal 164 ayat (1) Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah ditentukan bahwa, untuk DPRD Kabupaten/Kota yang beranggotakan 20 (Dua Puluh) sampai dengan 44 (Empat Puluh Empat) orang, Pimpinan DPRD terdiri dari (Satu) orang Ketua dan 2 (Dua) orang Wakil Ketua. selanjutnya pada ayat (2) dinyatakan bahwa Pimpinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berasal dari Partai Politik berdasarkan urutan perolehan Kursi terbanyak di DPRD Kabupaten/Kota.

Kemudian ayat (3) berbunyi Ketua DPRD Kabupaten/Kota ialah anggota DPRD Fraksi sekurang - kurangnya sama dengan jumlah minimal Komisi di DPRK selanjutnya, pada pasal 120 ayat (7) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 ditentukan bahwa dalam hal Fraksi sudah terbentuk, Partai Politik menyampaikan kepada Pimpinan Sementara DPRK untuk diumumkan dalam rapat Paripurna sebagaimana yang dilaksanakan pada hari ini, sebutnya.

Fadli menyebutkan bahwa dalam melakukan musyawarah pembentukan fraksi terjadi tarik ulur dan loby - loby politik antar partai bahkan terjadinya perpindahan anggota DPRK dari satu Fraksi kepada Fraksi lain adalah hal lumrah terjadi dalam dinamika politik.

Akan tetapi perlu ditekankan bahwa setiap anggota DPRK wajib berhimpun dalam salah satu Fraksi yang ada sebagaimana ditegaskan dalam pasal 36 ayat (1) Undang - Undang Nomor 2 Tahun 2006.
Untuk ltu, berdasarkan usulan Fraksi yang disampaikan Partai Politik kepada pimpinan sementara DPRK Subulussalam, terdiri dari satu fraksi utuh dan dua Fraksi gabungan, tutur Fadly.

Sekretaris DPRK Lidin, SH membacakan surat keputusan tentang Penetapan Pimpinan Defenitif DPRK Subulussalam Masa Jabatan 2019 - 2024 dan Fraksi.

Untuk penetapan pimpinan definitif DPRK adalah Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked sebagai Ketua DPRK Subulussalam dari Partai Hati Nurani Rakyat, Fajri Munthe sebagai Wakil Ketua DPRK Subulussalam dari Partai Golongan Karya, dan Dewita Karya, A. Md sebagai Wakil Ketua DPRK Subulussalam dari Partai Amanat Nasional.

Sementara penetapan fraksi - fraksi DPRK Subulussalam yakni pertama, Fraksi Partai Hanura sebagai fraksi utuh dengan susunan pimpinan, Ade Rizky Noviani Br Bintang sebagai Ketua, Khalidin sebagai Wakil Ketua, M.Z.A Ridho Bancin, SH dari Partai Hanura sebagai Sekretaris dan Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked dari Partai Hanura sebagai Anggota.

Kedua, Fraksi Sada Kata sebagai fraksi gabungan dengan susunan pimpinan, Samiun Jabat dari Partai Nanggroe Aceh sebagai Ketua, Karlinus dari Partai Bulan Bintang sebagai Wakil Ketua, Dolly D. Cibro, SH dari Partai Demokrat sebagai Sekretaris.

Gusfri Maha Putra Pinem, SH dari Partai PKPI sebagai Anggota, Dedy dari Partai PKS sebagai Anggota, Ridwan, A. Ma dari Partai Nanggroe Aceh sebagai Anggota dan H. Zainuddin, SE dari Partai Demokrat sebagai Anggota.

Ketiga, Fraksi Gerakan Amanat (GRANAT) Aceh sebagai fraksi gabungan dengar susunan pimpinan fraksi, Bahagia Maha dari Partai PAN sebagai Ketua, Ari Afriadi dari Partai Gerindra sebagai Wakil Ketua, Salehati dari Partai Aceh sebagai Sekretaris, Hariansyah dari Partai Aceh sebagai Anggota, Dewita Karya, A.Md dari Partai PAN sebagai Anggota dan Jefri Husni M dari Partai PAN sebagai Anggota.

Pada saat pembacaan penetapan fraksi yang dibacakan Sekretaris Dewan Lidin, SH Partai Golkar yang memiliki tiga kursi belum berlabuh ke salah satu fraksi. Sesuai pasal 36 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota maka harus bergabung ke salah satu fraksi lainnya.

Diakhir acara, interupsi salah seorang anggota DPRK Karlinus menyampaikan dihadapan semua yang hadir mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang telah legowo dan berjiwa besar mengorbankan egonya untuk kemaslahatan Kota Subulussalam yang sempat tertunda pembahasan akibat perbedaan politik. “ Golkar memang hebat, pungkasnya.

Karlinuspun datang dan memeluk tiga anggota DPRK dari Golkar sebagai tanda dan ucapan terima kasih. Hadirin yang hadirpun bertepuk tangan riuh.

Sementara informasi dari media lokal menyebutkan bahwa Golkar berlabuh dan bergabung ke fraksi Granat Aceh.

Turut hadir Walikota Subulussalam H. Affan Alfian, Wakil Walikota Drs. Salmaza, MAP, Ketua MPU H. Azharuddin, Ketua Mahkamah Syari’yah, Wakapolres Aceh Singkil Kompol Sutan Siregar, Pasi Pers Kodim 0118/Subulussalam Kapten Inf. Gunawan, perwakilan Kejari Subulussalam.

Sekretaris Daerah Ir. Taufik Hidayat, MM, Asisten, staf Ahli, Kepala SKPK, para Camat, Pimpinan parpol.