Walikota Pimpin Upacara Hari Pahlawan

Kategori : Berita Kota Senin, 11 November 2019 - Oleh admkota

Walikota Pimpin Upacara Hari Pahlawan

Reporter MC Kota Suulussalam

Subulussalam, Info Publik- Jajaran TNI, Polri, ASN, Tenaga Honorer, Mahasiswa dan mahasiswi dari STIT Hafas dan Akbid, pelajar tingkat SMA sederajat mengikuti upacara peringatan hari pahlawan tingkat Kota Subulussalam dengan Inspektur Walikota Subulussalam H. Affan Alfian, bertempat di Lapangan Sada Kata Subulussalam, senin (11/11/2019).

Pembaca Ayat Suci Al quran dan Sholawat Badar oleh Risdawati, A. Ma.Pd, Komandan Upacara adalah Kapten Inf Gunawan Pasilog Kodim 0118/ Subulusssalam, Perwira Upacara Kapten Inf Tommy M Pasi Intel Kodim, Pembaca Teks Pancasila Muzakir Walat dari Kwarcab GP Kota Subulussalam, Pembaca Teks UUD 1945 Andi Sahputra dari Tagana Dinsos Kota Subulussalam.

Pembaca Doa oleh H. Marwan Z, S. Ag MM Kasubbag TU Kantor Kemenag Kota Subulussalam, Pembaca pesan-pesan pahlawan oleh Baginda Nst SH MM dan Rahmayani, S. STP, Pasukan Pengibar Bendera oleh SMA Negeri I Simpang Kiri dan obade dari SMPN I Simpang Kiri.

Dalam amanatnya, Menteri Sosial RI Juliari P Batubara yang dibacakan Irup H. Affan Alfian menyebutkan setiap Hari Pahlawan, kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang, pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia. Peristiwa Perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja.

Namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari segenap insan Warga Negara Indonesia, pungkasnya.

Dengan Peringatan Hari Pahlwan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa " hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar "

Peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak - anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan hari pahlawan yakni “ Aku Pahlawan Masa Kini.”

Menjadi Pahlawan Masa Kini dapat diakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainnya, sebutnya.

Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa. sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah.

Maka kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional, katanya.

Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat, jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia.

Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.

Maknailah hari pahlawan hari ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju. Hari pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata tetapi dapat diisi dengan berbagai akifitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan, ungkapnya.

Dengan menjadikan diri kita sebagai Pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia, tutur Menteri Sosial Juliari P Batubara.

Dalam kesempatan itu juga Pemerintah Kota Subulussalan melalui Dinas Sosial Kota Subulussalam memberikan cinderamata kepada 10 orang ahli waris dari para pejuang. Kesepuluh pejuang tersebut adalah Nyak Mula, Rampah, Raja Syamsudin H. Dasen Raja, Wahab, H. Abdul Malik, Raja Sultan Daulat, Raja Pasir Belo, Kaya Ujung, dan Richit.

Turut hadir, Wakil Walikota Subulussalam Drs. Salmaza, MAP, Ketua TP PKK Kota Subulussalam dan wakilnya Hj. Mariani Harahap dan Rahmadiany, MAP, Pimpinan DPRK Subulussalam Ade Fadly Pranata dan Dewita Karya Munthe beserta Anggota, Kaporles Aceh Singkil AKBP Ardiyanto Argamuda, SIK dan istri, Kasubag Bin Kejari Yusri Abdi SH MH, Dandim 0118/Subulussalam diwakili Danramil 01/Sp.Kiri Kapten Inf M. Musa.

Ketua MPU Kota Subulussalam H. Azharudin Paetek, Ketua Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam Aman S. Ag, Sekda Kota Subulussalam Ir. Taufik Hidayat, MM, Para Asisten, Kepala SKPK, para Ketua Lembaga Keistimewaan Aceh, para Camat, Mukim dan Keuchik dan undangan lainnya.