Kota Subulussalam Raih Peringkat Lima Keterbukaan Informasi Publik

Kategori : Berita Kota Selasa, 03 Desember 2019 - Oleh admkota

Kota Subulussalam Raih Peringkat Lima Keterbukaan Informasi Publik

Reporter MC Kota Subulussalam

Subulussalam, Info Publik- Kota Subulussalam raih peringkat lima dalam keterbukaan informasi publik tahun 2019 untuk kategori kabupaten/kota se- Aceh kualifikasi cukup informatif.

Ketua Komisi Informasi Aceh Drs. Yusran, M. Si menyerahkan tropi dan piagam kepada Asisten Pemerintahan Ir. Sulisman M. Si mewakili Walikota Subulussalam pada acara penyerahan anugerah keterbukaan informasi publik bertempat di gedung serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, selasa (3/12/2019)

Kepala Bidang Informasi Publik Diskominfo Zainal Abidin, SH selaku PPID Utama Pemerintah Kota Subulussalam dalam rilisnya menyebutkan penganugerahan keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Komisi Informasi Aceh dilakukan dalam rangka mengevaluasi badan publik yang ada di Aceh.

Ada ketegori pemerintah daerah, partai politik, perguruan tinggi dan organisasi masyarakat, pungkasnya.

Kota Subulussalam di tahun 2017 juga meraih peringkat yang sama dalam keterbukaan informasi publik yakni posisi lima. Dengan posisi ini tentu perlu perbaikan dalam berbagai hal terutama semua pihak memahami betul implementasi terkait Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan aturan pendukungnya.

Dikatakannya, pemeringkatan badan publik 2019 Komisi Informasi Aceh dilakukan melalui Self Assesment Quesioner , selaku PPID Utama menjawab pertanyaan yang ada dalam SAQ.

Pertama, informasi yang berkaitan dengan badan publik, kedua, informaasi mengenai kegiatan dan kinerja badan publik , ketiga, informasi mengenai keuangan badan publik , keempat, informasi mengenai akses informasi publik.

Kelima, informasi tentang tata cara penyalahgunaan wewenang pejabat badan publik, keenam, informasi tentang pengumuman pengadaan barang dan jasa dan ketujuh informasi tentang regulasi serta informasi lainnya.

KIA menilai jawaban responden melalui website daerah www.subulussalamkota.go.id dan melakukan visitasi atau kunjungan langsung ke daerah untuk melihat secara langsung. Saat itu Ketua KIA Drs. Yusran, M. Si langsung menilai di PPID Utama Pemko.

Untuk menjawab pertanyaan yang diajukan KIA, selaku PPID Utama sekaligus responden harus berusaha keras untuk mendapatkan informasi dari PPID Pembantu, sebutnya.

Alhamdulillah, beberapa PPID Pembantu bisa menyediakan informasi yang dibutuhkan ada juga yang sulit untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan, inilah kendala bahwa memahami keterbukaan informasi publik itu penting bagi badan publik terutama para pejabat.

Informasi itu ada yang diumumkan ada juga yang tidak, informasi yang tidak diumumkan adalah informasi pengecualian, sesuai pasal 17 UU Nomor 14 Tahun 2008.

Menurutnya masih PR untuk dilakukan Pemko, antara lain mensosialisasikan terkait UU Keterbukaan Informasi Publik untuk semua kalangan ASN terutama para pejabat badan publik, optimalisasi PPID Pembantu, menyiapakan daftar informasi publik dan daftar informasi pengecualian dan hal-hal lainnya.

Sebagai responden dalam menjawab SAQ tentu mengucapkan ribuan terima kasih kepada pihak-pihak yang mempermudah dan memberikan data pendukung sehingga Kota Subulussalam bisa meraih peringkat lima, “ semoga di tahun-tahun mendatang Kota Subulussalam bisa meraih kategori informatif sebagaimana Kota Banda Aceh, “ ucapnya.